Dusun 3 Desa Citapen yang terletak di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, memiliki kondisi alam yang cukup beragam. Kondisi alam yang terdiri dari lahan datar hingga perbukitan, serta dialiri oleh beberapa sungai kecil atau irigasi. Dibalik keragaman kondisi alam terdapat tantangan lingkungan yang perlu mendapat perhatian yaitu sampah di pinggir sungai dan potensi longsor.
Melalui kegiatan survei dan pemetaan yang dilakukan oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dusun 3 ditemukan beberapa titik lokasi tumpukan sampah liar. Lokasi pembuangan sampah ini sebagian besar berada di area terbuka yang tidak memiliki tempat sampah resmi dan dekat dengan pemukiman warga. Peta berikut ini merupakan hasil dari pemetaan yang telah dilakukan di lapangan.
Kegiatan pemetaan titik lokasi rawan sampah di Dusun 3, Desa Citapen berhasil mengidentifikasi 18 titik lokasi yang tersebar di beberapa RW, terutama di pinggir jalan, pinggir sungai, dan lahan kosong. Pemetaan dilakukan melalui survei lapangan secara langsung dengan metode observasi dan wawancaraKepala Dusun. Hasil pemetaan divisualisasikan dalam bentuk peta digital yang menunjukkan persebaran titik-titik tersebut secara spasial.
Selain memetakan sampah, tim KKN-PPM UGM juga membuat peta zona rawan longsor berdasarkan data survei lapangan, kontur dan aliran air. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah yang rawan longsor berada di sekitar lereng curam dan pertemuan aliran sungai kecil atau irigasi. Daerah ini memiliki kemiringan tanah yang cukup tinggi dibandingkan sekitarnya serta kondisi geologi yang rentan mengalami pergerakan saat curah hujan meningkat. Area rawan longsor dapat dilihat pada peta di bawah ini.
Dari dua peta tersebut terlihat bahwa tumpukan sampah dan area rawan longsor memiliki keterkaitan. Sampah yang dibuang di sekitar aliran sungai tidak hanya mencemari lingkungan tapi juga bisa menjadi salah satu pemicu bencana tanah longsor terutama jika menyumbat aliran air dan membuat tanah jenuh. Sehingga pengelolaan sampah yang baik bisa menjadi bagian dari upaya mitigasi longsor dan menjaga sungai tetap bersih.
Disusun oleh:
Farah Nabila Haibah & Diana Aprilia
Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada – SekoCihampelas
Program Pengabdian Masyarakat di Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas – 2025